The Le Hu Garden Deli Tua, Deli Serdang, Sumatera Utara

Assalamualaikum wr.wb...
Malam-malam gini update artikel?
Yaudin, nikmati aje dah😄

Kali ini aku mau meriview sedikit tentang salah satu kebun bunga yang dulu pernah aku dan kawan-kawan singgahi. Jangan berharap banyak di postingan kali ini, selain penulisnya yang mager dan santuy kebangetan dia juga introver garis keras. So you know what i mean lah ya hehe..

Oke kemon...

First, The Le Hu garden ini merupakan tempat wisata yang terletak di daerah Deli Tua, Sumatera Utara. Bukan hanya kebun bunga, secara keseluruhan isinya itu sangat mengikuti modernisasi.

Beberapa pelancong dari luar kota tak sedikit pula yang terkesan dengan tempat wisata ini. Di beberapa sudut dapat kita temui hal-hal unit dan menarik yang jarang kita jumpai di tempat wisata yang lain.

Walaupun termasuk bergaya modern, tetap tidak meninggalkan kekhasan yang Indonesia banget. Yaitu, green garden sekali. Sepanjang mata memandang, kalian akan merasa puas dengan hampir keseluruhan di tiap sudutnya.

Berbagai macam wahana juga tersedia di sana, diantaranya zona bermain anak dan fotoable. Mushola bagi pengunjung Muslin, kantin, wahana air, dll.

Penasaran kira-kira gambarannya gimana sih?🤔

Ini nih..





Mau foto rame-rame juga tambah keren 😎


Salah satu view yang menarik untuk berselfi ria dan 
Berswa foto. Atau kamu suka take a picture aja tanpa ada kamunya? Jiwa-jiwa fotografer atau the real fotograger?



Dan yang menjadi favorit banyak orang yaitu ikon berbentuk hati


Setelah lelah berkeliling mencari objek foto yang instragramable, kamu tetap bisa menikmati indahnya kebun bunga ini sembari mencoba wahana air.


Dan masih banyak lagi spot foto menarik yang menggelitik hati.








Nah beberapa foto di atas merupakan hasil kujungan saya dan teman-teman setahun silam. Menurut kabar burung, tahun ini sudah lebih banyak pembangunan wahana lainnya dan perbaikan di beberapa titik. 

Dan jangan cari yang mana foto penulis blognya okay😊 (gabakal nemu hehe)

Selamat berkunjung nanti ya....




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara-cara mengatasi writting block

Resensi Buku Eyang Sapardi; Hujan Bulan Juni

Biografi Reno Danarti